Tak Seperti Indonesia, Malaysia Pilih Hati-hati dan Belum Dukung Dewan Keamanan Gaza Bentukan Trump

Tak Seperti Indonesia, Malaysia Pilih Hati-hati dan Belum Dukung Dewan Keamanan Gaza Bentukan Trump

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Pemerintah Malaysia menyatakan sikap hati-hati dan belum memberikan dukungan awal terhadap Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.

Sementara Indonesia telah resmi bergabung dengan badan yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tersebut pada Kamis (22/1/2026).

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan bahwa sulit bagi negaranya untuk memberikan dukungan tanpa adanya jaminan yang jelas terkait masa depan rakyat Palestina.

“Kami telah menyampaikan pandangan kami. Kami mengikuti perkembangan dan cukup sulit (untuk memberikan dukungan) kecuali ada jaminan yang benar-benar kuat dan tegas mengenai rakyat Gaza dan Palestina,” ujar Anwar, dikutip dari The Star pada Sabtu (24/1/2026).

Malaysia menuntut adanya langkah nyata di lapangan sebelum menyatakan sikap resmi.

Hal ini mencakup penghentian total serangan militer oleh Israel hingga kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan.

Sejauh ini, Malaysia memilih untuk memantau situasi dengan cermat karena informasi mengenai mekanisme kerja dewan tersebut dianggap belum sepenuhnya transparan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap alasan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Trump.

Ia menyebut, keikutsertaan Indonesia dalam badan tersebut merupakan bukti diakuinya peran Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

Sugiono menuturkan, sejak awal Indonesia sudah terlibat dan konsisten menyuarakan pentingnya perdamaian Palestina.

Karena itu, ketika piagam pembentukan Dewan Perdamaian ditandatangani dalam proses yang relatif cepat, Presiden Prabowo memutuskan Indonesia harus berada di dalamnya.

Alasan lain yakni agar Indonesia bisa ikut mengawal arah kebijakan Dewan Perdamaian tetap sejalan dengan tujuan besar, yakni kemerdekaan Palestina dan terwujudnya solusi dua negara.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di The Star dengan judul, Anwar mengatakan masih terlalu dini untuk mendukung usulan dewan perdamaian Gaza dari Trump.
https://www.thestar.com.my/news/nation/2026/01/23/too-early-to-support-trump039s-gaza-peace-board-proposal-says-anwar

Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Valencia Frida
Uploader: Tri Hantoro

#as #indonesia #malaysia #gaza #dewanperdamaiangaza #boardofpeace #anwaribrahim #pmmalaysia #presidenprabowo #donaldtrump

社会・政治ニュース動画カテゴリの最新記事