Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM – Rusia memiliki perjanjian kemitraan strategis dengan Iran, meskipun perjanjian tersebut tidak mencakup klausul pertahanan bersama
Moskow lantas mengingatkan agar Amerika Serikat (AS) tak gegabah menyerang Iran.
Kremlin menyatakan ketegangan di sekitar Iran kini berada pada level yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kondisi ini terlihat seiring pengerahan aset militer AS secara besar-besaran ke Timur Tengah.
Moskow pun mendesak Teheran dan pihak lain untuk bersikap bijaksana serta menahan diri.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov buka suara.
Ia memperingatkan bahwa serangan baru AS terhadap Iran akan membawa konsekuensi serius dan berisiko memicu insiden nuklir.
Menurut Lavrov, sebelumnya sudah terjadi serangan di fasilitas nuklir Iran yang berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional.
Ia menilai, peningkatan ketegangan ini seperti bermain api dan tidak diinginkan oleh negara-negara Arab maupun monarki Teluk.
Eskalasi bisa merusak hubungan yang mulai membaik antara Iran dan negara tetangganya, termasuk Arab Saudi.
Rusia menegaskan akan terus menjalin komunikasi erat dengan Iran demi mencegah krisis yang lebih besar.
(Tribun-Video.com/jpost.com)
Artikel ini telah tayang di jpost.com dengan judul Rusia mengatakan pihaknya menyaksikan peningkatan ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara AS dan Iran
https://www.jpost.com/middle-east/iran-news/article-887183
Artikel ini telah tayang di thehindu.com dengan judul Rusia mendesak pengekangan diri saat AS membangun aset militer di dekat Iran
https://www.thehindu.com/news/international/russia-urges-restraint-as-us-builds-up-military-assets-near-iran/article70651303.ece
Program: Tribunnews Update
Host: Tri Suhartini
Editor Video: Valencia Frida
Uploader: Tri Hantoro
#viory #as #iran #rusia #timurtengah
