Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM – Iran disebut terus menerima persenjataan penuh dari China dan Rusia.
Pengiriman itu dilakukan besar-besaran dengan pesawat militer dan perlengkapan penuh untuk memperkuat kemampuan serangan Iran.
Fakta ini diungkap seusai ketegangan antara AS dan Iran kian tinggi.
Laporan Al Jazeera Nuruddin Al-Dahgir menyebut bahwa pengiriman itu dilakukan dalam periode bertahap.
Terutama seusai perang 12 hari dilancarkan Iran terhadap Israel dan AS pada Juni lalu.
China disebut memainkan peran penting memperkuat kemampuan rudal Iran.
Rusia juga disebut memasok berbagai jenis proyektil ke Teheran,
Pengiriman militer Rusia ini disebut tiba nyaris setiap pekan di Iran.
Seiring dengan pengiriman barang-barang ini, Iran bersiap melakukan manuver militer bersama dengan Rusia dan China.
Ketiganya juga memperkuat peran di laut untuk manuver secara berkala.
Iran bersama Rusia dan China menjulukinya sebagai sabuk keamanan.
Manuver ini mengisyaratkan berbagai pesan dari Iran.
Terutama penegasan kehadiran Iran di Teluk, Selat Hormuz, dan Laut Oman.
Serta menonjolkan tingkat koordinasi militer dengan Moskow dan Beijing, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Langkah ini juga mencerminkan pesan Iran bahwa mereka siap mengambil opsi militer.
Iran juga menegaskan bahwa Teheran masih melihat jalur perdamaian dan negosiasi sebagai pilihan terbaik bagi AS.
AS telah mengerahkan kapal induknya ke Timur Tengah.
Termasuk Kapal Induk USS Abraham Lincoln.
AS juga mengancam akan menghancurkan Iran di tengah ancaman dari para petinggi Teheran.
Meski demikian, AS masih menahan gempuran dan kini membuka opsi dialog. (Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Valencia Frida
Uploader: Bintang Nur Rahman
#as #rusia #china #iran #teheran #amerikaserikat #israel #senjata #teheran
