Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM – Sejumlah negara Muslim ramai-ramai mengecam Israel atas serangan di Jalur Gaza, Palestina.
Pasalnya, serangan tersebut berlangsung di tengah gencatan senjata hingga menewaskan 32 orang.
Menteri luar negeri dari delapan negara Muslim mengeluarkan surat pernyataan bersama pada Minggu (1/2/2025).
Delapan negara tersebut yakni Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, dan Qatar.
Selanjutnya Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Turki.
Mereka menilai, serangan Israel telah mengganggu transisi ke fase yang lebih stabil di Gaza.
Surat itu juga menyerukan implementasi penuh fase kedua rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Mereka berharap semua pihak menjunjung tinggi tanggung jawab selama periode kritis di Gaza.
Hal ini bertujuan untuk menjaga serta mempertahankan gencatan senjata.
Adapun serangan terhadap Jalur Gaza berlangsung pada Jumat (30/1/2026) malam hingga Sabtu (31/1/2026) pagi waktu setempat.
Militer Israel (IDF) berdalih menargetkan komandan Hamas dan Jihad Islam Palestina.
Selain itu juga menyasar gudang senjata hingga lokasi pembuatan roket.
Israel mengklaim, serangan itu merupakan respons atas dugaan pelanggaran senjata.
Disebutkan ada delapan pria bersenjata keluar dari terowongan di Rafah, Gaza selatan pada Jumat (30/1/2026).
Menurut Israel, tiga orang tewas seusai ditembak serta satu orang lainnya berhasil ditangkap.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di The Times of Israel dengan judul, Negara-negara Muslim mengutuk serangan Israel di Gaza, dan menuduh adanya ‘pelanggaran berulang’ terhadap gencatan senjata.
https://www.timesofisrael.com/muslim-countries-condemn-israels-gaza-strikes-allege-repeated-violations-of-ceasefire/
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: Bintang Nur Rahman
#gaza
#Israel #Palestina #GencatanSenjata #Indonesia #ArabSaudi #Turki #DonaldTrump #UpdateInternasional #BreakingNews #TimurTengah #KonflikGaza
