China Ungkap Taktik AS Culik Maduro, Manfaatkan Kelemahan Sistem Pertahanan Rusia di Venezuela

China Ungkap Taktik AS Culik Maduro, Manfaatkan Kelemahan Sistem Pertahanan Rusia di Venezuela

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezela menjadi pembelajaran penting bagi China untuk lebih meningkatkan pertahanan.

Sebagai rival sejati, Beijing mempelajari taktik AS dalam menaklukkan negara tetangganya tersebut.

Sejumlah analis militer China menyebut sistem pertahanan udara Venezuela penuh kekurangan dan lambat merespons.

Dikutip dari South China Morning Post pada Rabu (7/1/2026), Venezuela memiliki sistem pertahanan udara buatan Rusia seperti S-300VM dan Buk-M2, serta radar JY-27A produksi China.

Akan tetapi, sistem tersebut dilumpuhkan oleh pasukan AS melalui serangan siber dan elektronik canggih.

Hal ini membuat pasukan elite Delta Force AS berhasil menculik Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dari kediaman mereka di Caracas pada Sabtu (3/1/2026).

Menurut data yang diklaim Pemerintah AS, lebih dari 150 pesawat tempur, pengebom, dan pengintai dikerahkan ke wilayah udara Venezuela.

Pesawat-pesawat ini menciptakan jalur aman bagi helikopter serta menyerang radar dan baterai rudal secara sistematis.

Analis militer China Fu Qianshao menduga radar pertahanan udara Venezuela sengaja dimatikan karena terganggu (jammed).

“Sistem S-300 secara teori seharusnya siaga tinggi, tetapi kemungkinan tidak menyala. Bahkan kalaupun menyala, mungkin tidak bisa mendeteksi helikopter yang terbang rendah,” ungkap Fu.

Helikopter AS hanya terbang sekitar 30 meter di atas laut, membuatnya sulit terdeteksi radar permukaan.

Venezuela juga menggunakan radar JY-27A buatan China yang diklaim tahan gangguan dan portabel.

Meski begitu, Fu mengatakan bahwa radar ini tidak terhubung langsung ke sistem penembak rudal dan mungkin kesulitan mendeteksi target di medan kompleks seperti Caracas.

Menurutnya, meskipun operasi AS kali ini tidak menampilkan taktik baru, tetap ada pelajaran penting bagi Beijing.

“Tentu saja, kita perlu memperkuat sistem pertahanan udara kita,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Li Wei, pakar anti-terorisme di Institut Hubungan Internasional Kontemporer China.

Ia menyebut, meskipun keamanan dalam negeri China tergolong ketat, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di South China Mornin Post dengan judul, Serangan di Venezuela dipandang sebagai pengingat bagi China untuk meningkatkan pertahanan udara dan kontra-intelijen.
https://www.scmp.com/news/china/military/article/3338912/venezuela-attack-seen-reminder-china-boost-air-defence-counter-intelligence

Program: Tribun Video Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Reka Alfa
Uploader: Tri Hantoro

#China #AmerikaSerikat #AS #Maduro #Venezuela #PertahananRusia #TaktikMiliter #Geopolitik #BeritaInternasional #KonflikGlobal

社会・政治ニュース動画カテゴリの最新記事