Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Dilaporkan 1.000 drone strategis baru diterima ke empat cabang angkatan bersenjata Iran.
Drone canggih baru itu untuk persiapan menghadapi potensi serangan pasukan Amerika Serikat.
Diketahui hingga kini tidak ada foto atau video yang dirilis dari drone tersebut.
Menurut kantor berita resmi Iran, Tasnim menyebut, hal itu untuk melindungi rahasia militernya.
Hal itu dibenarkan Panglima Angkatan Darat Brigadir Jenderal Amir Hatami.
Pihaknya menyebut, ribuan drone itu dikembangkan spesialis Angkatan Darat.
Mereka bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan.
Diketahui, drone itu juga dirancang dengan kemampuan menargetkan sasaran tetap.
Selain itu, bisa bergerak tertentu di seluruh wilayah darat, laut, dan udara.
“Berdasarkan ancaman yang muncul dan pelajaran yang dipetik dari perang 12 hari yang diberlakukan pada Juni 2025.”
Sebagai informasi, pasokan drone tersebut diterima menyusul ancaman dari Presiden Donald Trump.
Trump mengancam akan meluncurkan serangan lebih besar jika Teheran menolak membuat kesepakatan tentang program nuklirnya.
Pihaknya juga mendesak Teheran untuk menegosiasikan kesepakatan baru yang adil tanpa senjata nuklir.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio turut merespons terkait hal itu.
Rubio menggambarkan peningkatan kekuatan AS di kawasan tersebut sebagai ‘garis dasar’ yang dibutuhkan AS.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di https://www.newsweek.com/iran-drones-trump-strikes-war-irgc-11435641 dengan judul Iran Klaim 1.000 Drone Dikerahkan untuk Menghadapi Ancaman Trump
Program: Tribunnews Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: Tri Hantoro
Uploader:
#iran #AmerikaSerikat #DroneIran #DonaldTrump #Militer #UpdateInternasional #Geopolitik #TimurTengah #NuklirIran #BreakingNews #MarcoRubio #GardaRevolusi
